Tips Memilih Daycare

Bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, mengurus anak tentu bukan hal yang mudah. Butuh waktu yang lebih untuk menjaga dan tetap berinteraksi dengan anak. Namun, jika ternyata pekerjaan menuntut waktu dari pagi hingga sore, merawat anak sendiri seperti menjadi hal yang benar-benar tidak dapat dilakukan. Namun, jangan khawatir, kini tersedia layanan daycare atau penitipan anak. Di tempat ini, anak akan bermain bersama teman-teman seusianya dan didampingi oleh pengasuh. Namun yang perlu diperhatikan, memilih daycare tidak boleh sembarangan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih daycare.

Memastikan kualitas pengasuh

Ketika hendak memilih daycare, kita perlu memperhatikan bagaimana para pengasuh berinteraksi dengan anak-anak. Idealnya, pengasuh harus  meluangkan waktu mereka bermain bersama anak-anak. Perlu diketahui, pada tahun-tahun awal, anak membutuhkan kedekatan, kasih sayang, dan hubungan interaktif dengan orang dewasa dalam menunjang tumbuh kembangnya. Inilah mengapa pengasuh harus bersikap hangat dan responsif dalam perawatan anak-anak yang ada di daycare.

Bersikap konsisten

Debra K. Shatoff, seorang terapis keluarga di St. Louis, AS mengungkapkan, bayi membutuhkan sentuhan hangat dan perawatan secara konsisten. Sebuah daycare harus menjamin bayi yang mereka jaga harus selalu didampingi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana latar belakang dan pengalaman para pengasuh. Begitupun dengan intensitas interaksi dan perlakukan terhadap anak.

Ketahui pola asuh yang diterapkan

Kita perlu mengetahui prinsip dan pola pengasuhan yang ada di daycare. Pola asuh yang dimaksud adalah seperti bagaimana kedisiplinan diterapkan, makanan apa yang disediakan untuk anak, berapa lama waktu tidur siang yang diluangkan, dan bagaimana tindakan yang diberikan jika anak tiba-tiba sakit. Juga menanyakan bagaimana jika pengasuh tidak dapat bekerja. Semakin banyak pertanyaan yang diajukan maka akan semakin menimalisir kekhawatiran terhadap anak.

Periksa tempat daycare secara langsung

Ketimbang hanya mendengarkan atau melihat preferensi di internet, kita lebih baik langsung mengunjungi daycare tersebut. Kita bisa menilai apakah fasilitas yang disediakan sudah sesuai dengan kebutuhan atau belum. Kita bisa memastikan lingkungan bermain anak bersih dan didukung dengan berbagai buku dan mainan yang cocok dengan karakter mereka. Kunjungan ini akan mengonfirmasi berbagai informasi yang diperoleh dari internet dan rekomendasi teman.

Pemilihan lokasi

Lokasi akan menentukan keamanan anak. Lebih baik memilih daycare jakarta yang berada di pinggir jalan. Jika memang berada di gedung perkantoran atau apartemen maka sebaiknya memilih yang berada di lantai dasar. Selain itu, kita juga harus memilih daycare yang letaknya tidak jauh dari klinik atau rumah sakit. Hal ini untuk mengantisipasi jika anak tiba-tiba sakit. Namun, perlu diketahui beberapa daycare kini telah menyediakan dokter anak yang siaga selama anak-anak berada di sana. Bahkan biasanya juga didampingi psikolog yang akan memantau perkembangan emosi anak.

Memberitahukan kondisi anak

Jika anak kita belum mampu berbicara, maka kita perlu memberitahukan kondisi anak. Hal ini sangat penting mengingat pengasuh merupakan orang yang akan menghabiskan banyak waktu bersama anak. Kita perlu memberitahukan bagaimana si kecil tidur, sarapannya apa, begitupun jika ia sedang tumbuh gigi. Mengkomunikasikan hal ini selalu menjadi cara yang tepat untuk memastikan anak mendapatkan perlakuan yang tepat. Kita dapat berbicara dengan pengasuh secara pribadi.
Bersikap terbuka

Berbeda pendapat dengan pengasuh adalah hal yang tak terelakkan. Bisa saja soal mengatur jam kerja bayi. Namun, apapun permasalahan yang dihadapi, kita perlu mengkomunikasikannya dengan pengasuh. Hal ini diungkapkan oleh Deborah Borchers, MD, seorang dokter anak di Cincinnati, AS. Sebagai orangtua, jangan sampai kita mengabaikan friksi yang muncul. Beberapa masalah dapat diselesaikan dengan cepat. Jika memang terkesan serius, maka kita bisa berdiskusi. Perlu diperhatikan, kita juga perlu  memperlakukan pengasuh secara hormat.